KASMAMTA | Keluarga Alumni SMA MTA Surakarta

Icon

just another kasmamta’s Blog

Kunjungan Ke Sma? Perlu Kagak Ya?

Perkenalkan saya kumbang, bukan nama sebenarnya tentu saja. Telah sedikit melanglang di sempitnya dunia ini. Setelah lulus dari SMA MTA SURAKARTA jalan Kyai Mojo, tiada perlu kusebutkan dengan detail di mana aku bercokol saat ini,  yang jelas masih di jawa tengah tentunya, bukan di jawa timur, jawa barat, jakarta apalagi luar jawa, ya aku masih di sekitar sini saja.

Dan untuk sekedar info yang tiada penting saja, aku masih duduk di bangku kayu perkuliahan yang kadang terlalu dingin dan juga kasar untuk tetap kududuki. Beberapa saat yang lampau, kawanku yang punya teman dari kawanku yang lain berujar tentang apakah kita perlu untuk melakukan ‘event tahunan’ ke sma mta surakarta. ‘Event tahunan’ …hmm sebuah kata yang lumayan menggelitik reaksi otak kiri saya untuk kembali berpikir apakah ini hanya sekedar even saja. Okelah kita lupakan tentang penyebutan even tahunan tersebut, dan menginjak untuk sesi berikutnya yakni penjelasan lebih detail tentang maksud ditulisnya judul ini.

Kembali ke pokok persoalan, pertanyaan tentang manifesto untuk esensi kunjungan ke sma mta surakarta jalan kyai mojo tersebut. Pertanyaan itu beberapa kali kulemparkan ke beberapa teman yang selama ini kupandang sanggup menerima lemparan pertanyaan dan juga siap menangkap dengan memberikan pernyataan, dan eureka!!! sebagian besar mengiyakan dan menganggukkan bahwa hal itu penting untuk dilakukan, namun jangan kau tanya apa alasan penganggukan mereka, alasannya saya juga belum menanyakan mengapa mengiyakan perlunya kunjungan ke sma mta tersebut. Namun sungguh mengejutkan ketika ada salah satu kawan yang justru kelihatan begitu futur tentang hal ihwal keberangkatan ke sana, sebuah alasan klasik yang dia umpankan adalah susahnya prosedur yang sempat dia temui dalam kunjungan ke sana.

“Susahnya prosedur”, ini bukan prosedur dengan sma mta nya, akhan tethapi dengan komunitas yang dia punyai saat ini – kalau menurut saya itu hanya kurang komunikasi saja barangkali -.

Okey…kembali ke topik awal, sedikit flashback saja barangkali di mana saya masih memakai pakaian putih abu-abu yang, dengan dandanan rapi manakala berangkat ke ruangan di pojok atas lantai 3 itu -kelas berapa hayoo?-, berangkat jam setengah tujuh berombong dengan kawan setelah makan pagi di ruangan dapur dengan menggunakan kartu sakti yang dinamakan kartu makan -sekarang masih ada gak ya-. Duduk manis dan siap mendengarkan uraian bapak ibu guru di sana, terlihat menyenangkan sekaleee.

Namun ketika masa kelas 3 mulai menyempit dan ebtanas sudah siap menggempur kesenangan serta kegamangan masa depan yang begitu sulit untuk tergambar, di mana kata pencarian masih menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan, tatkala internet begitu jauh untuk didekati, bahhh…lupa aku dulu belum begitu mengenal internet. Maka sesuatu yang paling masuk akal untuk dilakukan adalah konsultasi dengan bapak ibu guru tentang ke mana seharusnya saya akan “terlempar” setelah masa sma ini.

Maka sebuah titik terang mulai menembus petangnya malam di kalbu diri, ada kunjungan dari kakak kelas yang sudah lulus, wow…seep…mantap…asyekkk…keren…mungkin inilah jawaban atas beberapa pertanyaan tentang kondisi sekolah kehidupan pasca sma ini nantinya.

Begitulah sedikit cerita basi yang pernah daku alami, oke lagi-lagi kita kembali ke topik yang awal tadi yakni perlu tidaknya kita, kami, saya, kita semua untuk kunjungan ke sma untuk sekedar berbagi, sharing, berbagi ceerita tentang bagaimana buasnya kehidupan sesudah sma ini nantinya. Di mana banyak jalan yang bisa kita rengkuh, di mana banyaknya jalan yang bisa kita pilih, di mana lawan dan kawan bisa kita pilih juga…apakah kita mau menjauhi kawan dan lebih berpihak pada lawan…atawa kita tetap berkumpul bersama kawan untuk memberikan jarak yang sejauh-jauhnya pada lawan, ini semua kita yang pilih, ini semua kita yang tentukan.

Maka kufikir, kuraba dan kurasa ada pentingnya juga kita berbagi dengan adik-adik kita yang ada di sma MTA tersebut. Jangan berfikir bahwa itu tiada artinya dan tiada pentignya buat kita, sadar saja bahwa kita dulu pernah mengalami kondisi seperti mereka, maka mungkin saatnya bagi kita yang sudah sedikit mengenyam, menyaksikan merasakan bagaimana kondisi buasnya dunia ini untuk memberikan rambu-rambu juga sedikit peta kekuatan penghancuran dari dunia ini bagi kita.

Sekali lagi bukan sekedar mencari downline untuk bisa menambah anggota dari komunitas kita saat ini, namun lebih kepada bentuk manifestasi kita tentang kehidupan generasi sesudah kita. Kata sesepuh-sesepuh dulu, generasi yang baik adalah generasi yang bisa menghasilkan generasi yang lebih baik. Kalaupun ada dari mereka yang tertarik untuk ikutan singgah dan berbagi mimpi dan ikut berjuang di komunitas kita berada saat ini, itu sekedar efek samping saja barangkali. Walaupun kita juga tidak mau munafik bahwa kedatangan kita ke sana memang memiliki banyak misi, dan silahkan anda memilih misi anda sediri karena tiap misi akan berbuah sesuai dengan cita awalnya.

Filed under: Catatan

6 Responses

  1. nisa mengatakan:

    kLo q rasa sIh perlu kaLeee…
    qt bIsa nggUnain mOment tu Tuk ngaSih gambaRan ke adek2 qt tEntang kaYak pa sIh kehIdupan maHasIswa.
    tRus infO-inFo tEnTang unIversItas yang bIsa meReka pILih.
    dan Q rasa sIh mEreka pasTi menYambUtx dgn geMbira kOk coz q sendIri jg seneng wakTu kakak keLas da yang daTang k SMA jd bS tanya2 dEh.

  2. nisa mengatakan:

    kLo Q rasa sIh perLu kalee…
    kan Qta bS nggUnain mOment itu Tuk ngaSih gambaRan ma adEk2 qT tEnTang kEhidUpan kuLiah ma pEngalaman2 jd maHasIswa.
    trUs qt bS ngaSih infO2 Tentang unIversItas yang bS mRk piLih.
    q raSa meReka pasTi bakaLan menYambut kUnjungan qT dgn haPpy cOz q ndIri jg seneng wakTu da kakak kELas datang k SMA kn jd bS tanYa2 deH.

  3. Bagus mengatakan:

    Sangat perlu, hanya aku gak sempat sih
    kerjaku di jawa barat, tapi aku orang solo asli
    jarang sekali aku pulang ke solo, kalau pulang sempatnya nengok orang tua, sama adik, kakak… pingin rasanya aku
    berkunjung di smaku, sekolahku dulu masih itu yang di timur kantor pusat MTA. Katanya sekarang untuk asrama putri.
    yah… kapan-kapan aku akan berkunjung di SMA MTA Kyai mojo.
    Salam Buat Bapak-Ibu guru (tentunya kakakku juga lho, kan guru di SMA MTA).. Ayo.. Tebak siapa saya dan siapa kakak saya..maaf nama saya samarkan.

  4. davasidqi mengatakan:

    alow kakak kakak ku yg came came hihihihi pa kabal??
    eh kak kunjungin juga dunk blog kita insan davasdiqi hihihihi
    thanks iahh??? ^*^

  5. davasidqi mengatakan:

    oh iah domain blog nya http://www.insan-davasidqi.co.cc add iah blog nya ke friends kk

  6. Hasan malesia mengatakan:

    Evaluasi dong. Manfaatnya. Klo saya sih blm pernah dtg. Maklum buruh migran. Kasmpmta kasdmta katkmta kpan ya?

Leave a Reply